Laman

Jumat, 17 Maret 2017

Hitungan detak mimpi
Telah melukis hari
Hari yang terus mendaki dikesendirian
Seumpama senyuman yang tiada berkesudahan

Taring yang tiada menggelegar
Habis sudah tiada tersisa
Tangisnya waktu yang terlahir sempurna
Menyandera mimpi yang kini dianggap tiada berguna


Tengahkah engkau menyadari?
Orang banyak yang terhadiri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar